Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Ketika lisan tak mampu lagi menjelaskan segala rasa maka aku memilih tulisan untuk menjewantahkan segalanya...

PEREMPUAN YANG MENCINTAIMU



     Perempuan yang sedang jatuh cinta itu adalah aku. Dulu cinta ini membuatku menjadi bahagia teramat sangat, namun mengapa kini ia menjadikan ku dilanda gundah gulana? Aku sangat mencintaimu, mencintai segala yang ada padamu. Tapi ku rasa cintaku ini tak pernah sekalipun kau hargai, aku tak jua kau lihat dan tak pula kau dengar.
    Aku perempuan yang begitu mencintaimu, setiap hari nyaris setiap waktu menatap dan mendoakan mu dari kejauhan. Merindukan sembari berharap sambutan dan uluran tangan mu atas perasaan ku ini. Sadarkah kau? Bagimu hanya ada dia. Yang selalu kau pikirkan dan kau angan-angankan. Hingga cintaku ini tak pernah sedikitpun menjadi hal yang berharga bagimu. Aku tahu itu. Namun dengan bodohnya perasaan ku ini tak kunjung sirna. Hanya perih yang ku rasa. Sungguh, hatiku teramat sangat sakit karenanya.
    Aku hanya perempuan yang mencintaimu, apa hak ku untuk melarang atau bahkan mengatur perasaan mu? Ku mohon. Jika memang tak kan pernah ada ruang dihatimu untuk ku, maka katakanlah pada ku untuk pergi dari mu. Buatlah aku meninggalkan mu, hingga tak dapat ku temukan satupun alasan agar tetap disisi mu.
    Aku perempuan yang begitu mencintaimu, tak bisa kah kau belajar mencintaiku? Ada aku disini yang selalu setia menantimu. Namun mengapa yang kau tatap hanya ia yang telah menolak cintamu? Mengapa tak kau beri kesempatan pada hatimu agar bisa mencintaiku sama halnya kau pernah mencintainya?
    Aku perempuan yang mencintaimu dan kini menjadi perempuan yang amat terluka karena mu. Jika tak kan pernah bisa kau mencintaiku, maka usirlah aku dari hidupmu. Jangan menjadikanku teman yang begitu kau perhatikan, atau sebagai "hati" yang selalu kau permainkan. Buatlah aku pergi darimu, kini dan mungkin hingga nanti.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar