20 tahun
Mengajarkan ku arti keikhlasan, ketulusan dan kesabaran
Menyetakkan ku akan kehidupan dan pilihan
Bahwa tak selamanya segala hal terjadi sesuai dengan
keinginan
Contohnya saja kamu
Yang begitu menganggu ku
Siang dan malam
Terik maupun hujan
Tak henti memompa adrenalin dan jantungku
Menyesakkan raga
Menyiksa jiwa
Hanya senyuman tipis dan perhatian kecil
Yang mungkin kau berikan pada setiap orang
Yang mungkin ku salah artikan
20 tahun
Aku sudah bersabar selama itu
Lalu mengapa aku tak mampu menunggu sedikit lagi untukmu?
Mencoba berusaha untuk menggapaimu
Atau sekedar menanti masa itu tiba untuk menyadarkanku
Manis atau pahitkah?
Cepat atau lambatkah?
Sama halnya dengan setiap kisah yang memiliki alurnya
tersendiri, katamu
Segala sesuatu akan indah pada waktunya nanti, kataku
Hanya penyerahan diri
Berharap potongan cerita ini segera mendapat titik terang
Seberkas cahaya hangat dan dekapan doa darimu
Ku harap akan memeluk ku dalam gelap dan dinginnya dunia
20 tahun
Mengingatkan ku akan dosa yang telah ku torehkan selama kehidupanku yang fana
Bukti ketidaksempurnaan iman dan ketaqwaan ku pada-Nya
Menyadarkanku akan firman-Nya
Aku menginginkan dirimu
Menjadi bagian dari hidupku
Kini ku berusaha memantaskan diri untukmu
Dengan segala kekurangan dan noda yang terlukis pada diriku
Semoga waktu itu segera tiba
Akhir dari perjalanan dan segala cobaan yang mendera
Ku ingin merasakan surga dan menemukan kamu didalamnnya






0 komentar:
Posting Komentar