Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Ketika lisan tak mampu lagi menjelaskan segala rasa maka aku memilih tulisan untuk menjewantahkan segalanya...

ESCAPE



Malam ini sepi
Bukan karena tak ada keramaian
Hanya saja aku lebih memilih menghindarinya
Mengapa?
Aku hanya berharap bahwa dengan begini aku bisa membiasakan diri dengan kesepian
Kesepian yang kelak menjadi kawan ku
Ketika dunia ini berputar
Ketika kebebasan ini terenggut
Diam tanpa kata nyatanya membuat diri ini sesak
Rinduk akan dirinya
Rindu akan kita
Hanya bayangan tentang itulah yang terus terputar diingatanku
Rasa ini seakan nyaris membunuhku
Namun jika untuk hal seperti ini saja aku tak mampu, bagaimana nanti ketika kau benar telah pergi?
Harapan yang ku gantungkan seakan terbang jauh
Menghilang dibalik pendarnya sinar mentari di ufuk barat
Hangat sinarnya tak sehangat dirimu, tentu
Dinginnya embun juga tak sedingin sikapmu
Tatap mata mu membuat ku sadar
Bahwa kau bukan milikku, tidak sekarang, lalu bagaimana nanti?
Uluran lenganmu padanya menyetakkan ku
Bahwa aku bukan seseorang yang kau simpan dihatimu, tidak sekarang, lalu bagaimana dengan esok?
Hanya waktu, ya hanya waktu
Bahkan jikalau kini aku ingin memaksamu tak akan ada bedanya
Kini aku berada ditengah kesepian ku
Dan berharap waktu itu kan cukup untuk menyadarkan akan pentingnya aku bagimu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar