Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Ketika lisan tak mampu lagi menjelaskan segala rasa maka aku memilih tulisan untuk menjewantahkan segalanya...

6 Tahun Kepergianmu


Hari ini adalah hari yang berkabung bagi kami, anak-anakmu..
Tepat 6 tahun yang lalu, engkau meninggalkan kami. Meninggalkan dunia yang fana ini.
Kini, bahagiakah engkau disana ayah? Masihkah kami dapat membuatmu tersenyum?
Hari-hari yang kami lewati setelah kepergianmu terasa begitu berat
Tak ada lagi sosokmu yang mengingatkan kami makan
Tak ada lagi sosokmu yang menlindungi kami dari amarah ibu
Tak ada lagi sosokmu yang senantiasa menjaga kami dalam tidur
Kami merindukan mu ayah
Sungguh sungguh sangat merindukanmu
Kini, kehidupan kami sangat berat ayah
Kami masih sangat membutuhkanmu
Aku iba pada kakak yang kini cuti kuliah, padahal sedikit lagi ia bisa menggunakan toga dihadapan kami
Aku iba pada adik yang kini tinggal diasrama sekolah, seandainya Engkau masih ada ayah.. engkau pasti takkan mengizinkan anakmu tinggal jauh darimu
Aku iba pada adik yang hidup mandiri diusianya yang masih sangat kecil, seandainya engkau masih ada ayah.. adik pasti akan terjaga dan terawat dengan baik oleh ibu
Dan diatas semuanya...
Aku iba pada ibu
Sosok ibu kini mulai rentah dan menua
Tapi ia masih harus menghidupi kami, menghidupi kami 4 orang anaknya...
Ayah, bahagiakah engaku disana?
Kini tepat 6 tahun setelah kepergian mu
Kami merindukanmu
Dapatkah kita berjumpa lagi meski hanya dalam mimpi?
Ayah, bahagiakah engkau disana?
Jaga kami ayah, bantu kami mewujudkan segala asa dan cita-cita kami
Hingga tiba masanya kami dapat membahagiakan ibu dan membuatmu tersenyum bangga pada kami...

19 November 2007 - 19 November 2013

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar